ASMI Sriwijaya Mewisuda Mahasiswa Sekaligus Penandatanganan MoU

Palembang78 views

Palembang | Superejatv.com – Asmi Sriwijaya atau Akademi Sekretari Manajemen (ASMI) Sriwijaya yang berdiri pada tahun 1983 yang didirikan oleh Drs Demsi Husin Damarjaya (alm) dan Ibu Helena Kasenda, BA dengan mendirikan Yayasan Dharmapala pada tahun 1980 sebagai Badan Hukum Penyelenggaraan Akademi Sekretari dan Manajemen Sriwijaya sampai dengan sekarang, yang dilanjutkan kepengurusan saat ini yang dipimpin oleh Drs. Adolf Damarjaya, M.Si sebagai Ketua Pengurus Yayasan Dharmapala.

Dimana hari ini sebanyak 40 alumni diwisuda yang langsung dilakukan oleh Direktur ASMI Sriwijaya Dolmar J Damarjaya, S.E.,M.M dengan pemindahan kuncir kepada para alumni yang didamping Wakil Direktur I ASMI Sriwijaya.

Adapun Wisuda kali ini merupakan Wisuda Ahli Madya (AMD) yang ke XXVI yang diselenggarakan di ballroom Swarna Dwipa Hotel Palembang, Sabtu (18/3/2023).

Dikatakan Direktur ASMI Sriwijaya Dolmar J. Damarjaya, S.E.,M.M dalam sambutannya mengatakan kalau untuk sampai saat ini sudah berusia 41 tahun untuk ASMI Sriwijaya ini, dimana pada tanggal 20 Agustus 1981 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) didirikanlah ASMI Sriwijaya ini yang juga merupakan tanggal Dies Natalis setiap tanggal 20 setiap tanggal 20 Agustus setiap tahun artinya ulang tahunnya.

“Dimana untuk lokasi kampusnya sendiri untuk ASMI Sriwijaya Palembang kita berada di Jalan Letnan Murod Komplek Perumahan Rakyat Talang Ratu KM 5 Palembang,” ujarnya.

Kemudian, untuk fasilitas kampus sendiri berupa 3 unit gedung yang terdiri dari 1 gedung untuk perkantoran pusat administrasi dan 2 gedung untuk kelas perkuliahan. Dimana untuk kapasitasnya sendiri disesuaikan dengan program pendidikan Diploma Tiga (D III).

“Tentunya apabila jika mau ditingkatkan menjadi Sarjana Strata Satu (S I) atau Diploma Empat (D IV) tentu infrastruktur atau area perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, untuk kapasitas kelas yang dipakai sampai saat ini sebetulnya bisa menampung 300 mahasiswa, pagi dan sore. Namun demikian, oleh karena jumlah mahasiswanya belum signifikan, maka perkuliahan berlangsung sore hari, kalau dahulu memang pagi sampai sore.

“Dimana ASMI Sriwijaya Palembang tetap melengkapi prasarana dan sarana berupa perpustakaan dan lain-lain sebagainya sesuai dengan perkembangan tuntutan global,” katanya.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah TP Sriwijaya Provinsi Sumsel R Febriansyah Tradjumas Rozak, S.H.,M.M, pertama-tama saya mengucapkan terima kasih dengan atas adanya MOU antara TP Sriwijaya dengan ASMI Sriwijaya Palembang ini. Dimana pada intinya di MOU ini, kita kerjasama didalam kerjasama untuk sumber daya manusia (SDM) di bidang manajemen, pendidikan, pelatihan dan kemudahan-kemudahan keluarga TP Sriwijaya dalam melaksanakan pendidikan D I, D II, dan D III di ASMI Sriwijaya Palembang ini.

“Dimana proses pendidikan di ASMI Sriwijaya Palembang ini sudah berlangsung baik, namun diharapkan ada penambahan fasilitas, dan sebaiknya ditambah lagi baik gedung dan fasilitas belajar dan mengajar,” imbuhnya.

Begitu juga disampaikan General Manager (GM) PT SUCOFINDO Cabang Palembang Supardianto, S.T dalam hal ini diwakili oleh Manager Penjualan Agus Priadi, S.T, dimana dari Sucofindo sangat berterima kasih sekali kepada ASMI Sriwijaya Palembang yang telah menjalin MOU ini.

Perlu diketahui bahwa, untuk MoU ini ini sudah direncanakan sejak lama yakni dari tahun 2020. Kita dari Perusahaan milik Pemerintah berharap melakukan sinergitas terhadap Perguruan Tinggi.

“Dimana ASMI Sriwijaya Palembang telah menciptakan orang-orang yang siap bekerja di dunia usaha sesuai dengan jurusannya masing-masing,” bebernya.

Begitu juga ditambahkan salah satu peserta Wisuda Deva Nova Linda, A.Md, mengucap syukur Alhamdulillah akhirnya bisa di wisuda yang ke XXVI ini.

“Dengan didampingi orang tua, orang yang selama ini mensupport saya untuk bisa sampai wisuda. Dimana sebelumnya telah menyelesaikan belajar di Kampus ASMI Sriwijaya Palembang ini. Walaupun seiring didalam perjalanan untuk menempuh pendidikan ini banyak sekali rintangan yang dihadapi, tapi saya tetap yakin bahwa saya bisa menyelesaikan pelajaran ini hingga wisuda,” jelasnya.
(DNL)