Peduli Sesama, Satgas Yonif 143/TWEJ Beli Hasil Panen Warga di Tapal Batas Papua

Palembang77 views

Palembang | Superejatv.com – Sebagai wujud kepedulian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga, Satgas Yonif 143/TWEJ melaksanakan anjangsana guna memberikan bantuan dan membeli hasil panen warga di Jalur – I SP II Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kab. Keerom, Papua, Sabtu (21/01/2023).

Danpos Kotis Satgas Yonif 143/TWEJ, Kapten Chk Iman Rohiman, S.H., mengatakan bahwa, selain melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas juga melaksanakan pembinaan teritorial untuk membantu dalam mengatasi kesulitan rakyat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagaimana semboyan Satgas Yonif 143/TWEJ bahwa _*Kami Datang Untuk Menjadi Saudara*,_ maka Satgas berkomitmen harus memberikan kontribusi positif untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selain melaksanakan kunjungan atau anjangsana ke rumah warga pada kesempatan ini Satgas Yonif 143/TWEJ memberikan bantuan makanan dan memborong hasil panen jagung warga dalam membantu peningkatkan pendapatan ekonomi warga.

“Sebagai wujud kepedulian kami memberi bantuan bahan makanan dan borong hasil panen warga untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Kapten Iman Rohiman.

Sementara itu, Philipus (53) petani warga Kampung Woslay menyampaikan rasa terimakasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang telah memberikan bantuan dan memborong hasil panen jagungnya.

“Sa ucapkan terimakasih atas kebaikan bapa TNI yang telah beri bantuan makanan dan borong sa pu jagung, Tuhan kasih sa rejeki melalui bapak semoga bapa semua selalu berkati”, ucap Philipus.

Menurut Philippus, di daerahnya mempunyai lahan yang baik untuk pertanian namun terdapat kendala ketersediaan benih pupuk dan obat-obatan adapun dapat diperoleh harus menempuh perjalanan yang jauh.

Oleh sebab itu hasil panen hanya mengandalkan kebaikan alam sehingga diakui hasilnya tidak maksimal. Dirinya berharap ada supliyer atau penyedia sarana pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kampungnya.

“Semoga di daerah ini ada penyedia kebutuhan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan warga sa pu Kampung,” harap Philipus.*